Langsung ke konten

Eternal Fire di The Witcher 3: Keyakinan yang Memperoleh Daya Paksa di Novigrad

Di Novigrad, Eternal Fire tidak hanya hadir sebagai nyala di altar atau nama yang diucapkan dalam doa. Great Temple berdiri di Temple Isle. Hierarch, gelar bagi pemimpin tertinggi Church of the Eternal Fire, memiliki kedudukan resmi di kota, dan pengumuman atas namanya dapat menentukan apa yang boleh disembah, benda apa yang dilarang, serta pelanggaran apa yang dapat berujung pada hukuman. Keyakinan di sini memiliki bentuk institusional.

Dalam The Witcher 3: Wild Hunt, daya politik Eternal Fire terletak pada kemampuan pejabatnya menjadikan penilaian agama sebagai ketentuan yang harus diperhitungkan penduduk. Janji perlindungan dan gagasan pemurnian mendapat bentuk konkret melalui larangan ibadah, pengaturan benda magis, serta aparat yang dapat menghukum. Orang tidak harus menganut Eternal Fire untuk terkena akibat keputusan yang dikeluarkan atas namanya.

Menara dan bangunan Great Temple of the Eternal Fire di Temple Isle, dengan api menyala di pelatarannya.
Great Temple menempatkan pusat ibadah Eternal Fire secara menonjol di Temple Isle. Kedudukan politik pemimpinnya ditunjukkan lebih jauh oleh jabatan Hierarch dan aturan yang dikeluarkan atas namanya.

Kewenangan tersebut bekerja di kota yang juga dipengaruhi dewan, jaringan kriminal, dan kepentingan Radovid. Eternal Fire dapat membatasi kehidupan penduduk tanpa menjadi satu-satunya pusat kekuasaan Novigrad. Jangkauannya terlihat dari urusan yang dapat diatur Hierarch dan akibat yang harus ditanggung orang yang melanggar.

Api yang Melindungi dan Memurnikan

Holy Tome of the Eternal Fire menyatukan dua fungsi api yang mudah dianggap bertentangan jika Eternal Fire hanya dilihat dari pembakaran di Novigrad. Api digambarkan sebagai sumber perlindungan, kehangatan, penerangan, dan jalan keluar dari kegelapan. Pada saat yang sama, api juga membersihkan dosa, menyingkap kejahatan yang bersembunyi, dan menghancurkan apa yang dianggap jahat.

Dalam kerangka kitab tersebut, perlindungan dan penghukuman memakai simbol yang sama. Api menjaga orang yang berada dalam cahayanya sekaligus membakar dosa atau kejahatan yang dianggap mencemari kehidupan. Pemurnian dapat dibenarkan sebagai cara melindungi, sehingga tindakan menghukum tidak harus tampil sebagai penolakan terhadap janji keselamatan. Ia dapat disajikan sebagai pelaksanaan janji itu.

Kitab tersebut menyediakan bahasa tentang keselamatan dan kejahatan, tetapi tidak merinci seluruh sasaran perburuan di Novigrad. Penerapannya memerlukan orang yang menentukan perbuatan apa yang dianggap mencemari kehidupan dan siapa yang harus ditindak. Karena itu, pengaruh ajaran perlu dibaca bersama kewenangan penafsirnya. Menyebut api sebagai pemurni dan menetapkan seseorang sebagai orang yang harus dibakar merupakan dua tindakan yang berbeda. Pandangan setiap penganut terhadap api pun tidak dapat disimpulkan hanya dari keputusan para pejabatnya.

Ketika pejabat agama dapat menetapkan bidah sebagai pelanggaran yang dihukum, penafsiran itu menjangkau orang di luar lingkungan ibadah. Persoalannya beralih dari keyakinan yang dianut seseorang ke perilaku yang boleh ia perlihatkan di kota. Maklumat Hierarch menunjukkan bagaimana batas tersebut ditetapkan.

Shrine Eternal Fire menyala di antara bangunan Novigrad, dengan dua penjaga bersenjata di depannya.
Nyala api hadir di tengah bangunan dan jalur yang dipakai warga, dengan penjaga bersenjata di dekatnya. Simbol agama dapat ditemui dalam ruang sehari-hari di luar Great Temple.

Dari Keyakinan Menjadi Institusi

Great Temple di Temple Isle menjadi pusat ibadah yang menonjol, sementara shrine dan para rohaniwan membawa agama ke ruang yang lebih dekat dengan keseharian penduduk. Hierarch berada di puncak kepemimpinan Church of the Eternal Fire dan mempunyai kedudukan publik di Novigrad. Bangunan, orang, dan jabatan memberi keyakinan itu tempat yang dapat didatangi serta pihak yang dapat berbicara atas namanya.

Besarnya kuil saja belum menjelaskan kewenangan politik Church. Hubungan antara jabatan dan pemerintahan kota lebih jelas dalam Diplomatic report. Henry var Attre menyebut Cyrus Engelkind Hemmelfart sebagai penguasa resmi Novigrad, sembari menilai kekuasaan sesungguhnya berada di tangan para bos kriminal. Laporan itu memperlihatkan pengakuan atas kedudukan Hierarch sekaligus perbedaan antara jabatan resmi dan pengaruh yang dinilai efektif oleh seorang diplomat.

Hubungan agama dengan aparat sudah hadir dalam cerpen Eternal Flame dalam kumpulan Sword of Destiny. Chappelle tampil sebagai pejabat keamanan, dan dinas rahasia Novigrad disebut berada di bawah Temple. Cerpen itu memberi pembanding bagi kedudukan lembaganya. Keadaan perburuan dan kelanjutan nasib Chappelle pada 1272 mengikuti kontinuitas game CDPR dalam The Witcher 3.

Deskripsi karakter Chappelle dalam game memberi pembanding lain. Doppler yang menggantikan pejabat asli itu digambarkan lebih berbelas kasih, dengan keadaan hidup kota yang membaik di bawah pengawasannya. Ia kemudian terbongkar dan dibakar ketika gelombang persekusi menguat.

Perbandingannya dengan Caleb Menge menunjukkan bahwa jabatan dalam lingkungan Church dapat dijalankan dengan cara berbeda. Keberadaan pemimpin yang lebih berbelas kasih membatasi penjelasan yang menganggap represi sebagai akibat otomatis dari ajaran tentang api. Namun, nasib doppler itu juga memperlihatkan rapuhnya perlindungan jabatan. Setelah identitasnya terbongkar, ia sendiri dijadikan sasaran penghukuman. Kewenangan yang dapat dipakai seorang pejabat untuk menahan kekejaman tetap dapat berbalik terhadapnya ketika orang lain berhasil menjadikannya sosok yang harus dimurnikan.

Dalam sistem kekuasaan Novigrad, kewenangan resmi Church tetap mempunyai arti di tengah pengaruh pihak lain. Hierarch dapat menghubungkan penilaian tentang dosa atau bidah dengan ketentuan publik. Dari sini terlihat perbedaan antara kepercayaan yang disampaikan rohaniwan dan aturan yang diklaim berlaku bagi penduduk. Maklumat atas nama Hemmelfart memberi bentuk tertulis pada kewenangan tersebut.

Larangan dan Surat Jalan atas Nama Hierarch

Warning For New Arrivals menetapkan Eternal Fire sebagai satu-satunya kepercayaan yang boleh dipraktikkan di Novigrad. Pengumuman atas nama Hemmelfart itu menggolongkan pemakaian simbol dewa lain, pelaksanaan ritual untuk mereka, dan khotbah agama lain sebagai bidah. Pelanggar diancam dengan pembakaran di depan umum.

Larangan itu ditujukan kepada orang yang hidup atau datang ke kota, bukan hanya umat yang memilih mengikuti ajaran Eternal Fire. Hierarch mengklaim kewenangan atas cara penduduk memperlihatkan keyakinannya. Seseorang dapat tidak mempercayai ajaran Church, tetapi memakai simbol agamanya sendiri tetap membuatnya berhadapan dengan ancaman yang diumumkan. Teks tersebut tidak mencatat pemerataan penegakannya. Yang ditetapkan secara jelas adalah ketimpangan hak untuk beribadah secara terbuka.

Announcement Concerning Items Of A Magic Nature memperluas jangkauan larangan ke produksi, kepemilikan, dan penjualan benda magis. Contohnya mencakup amulet pembawa keberuntungan, potion yang memperkuat hasrat, dan boneka untuk mengutuk orang yang diwakilinya. Larangan atas nama Hemmelfart ini menyentuh barang yang dapat dipakai atau diperdagangkan. Adanya pembeli dan nilai jual tidak cukup untuk membuat kegiatan tersebut diakui, karena jenis bendanya sendiri telah dinyatakan terlarang dan pelanggar diancam dengan hukuman berat.

Rumusan itu tidak mensyaratkan pembuktian bahwa pemilik telah memakai bendanya untuk melukai seseorang. Produksi, kepemilikan, atau penjualannya sudah masuk dalam larangan. Kewenangan religius dengan demikian dapat menjangkau rumah dan mata pencaharian melalui penetapan barang yang boleh dimiliki, bahkan sebelum persoalannya menjadi perburuan terhadap seorang mage.

Kewenangan Hierarch juga muncul dalam pemberian perlindungan. Eternal Fire letter of safe conduct, yang ditandatangani Hemmelfart, menjamin pembawanya boleh masuk dan keluar Novigrad pada siang maupun malam tanpa diganggu atau disakiti. Jaminan ini menyangkut perjalanan pembawanya. Dokumen tersebut tidak menjelaskan pengecualian dari seluruh larangan agama maupun kewajiban setiap orang memiliki surat serupa. Perlindungan itu dinyatakan melalui pengakuan resmi kepada pembawa surat.

Temple Guard menghubungkan kewenangan Church dengan fungsi keamanan dan penegakan di kota. Deskripsi karakter Caleb Menge menyebutnya komandan Temple Guard dari Church of the Eternal Fire. Dengan dukungan orang bersenjata, larangan tidak hanya mengandalkan kesediaan warga mematuhinya. Kemungkinan ditangkap atau dihukum dapat membatasi tindakan bahkan ketika seorang penjaga tidak berada di dekat orang yang terancam.

Ketiga dokumen tersebut memperlihatkan jangkauan kewenangan yang berbeda. Maklumat ibadah menentukan praktik agama yang diizinkan, larangan benda magis mengatur barang serta kegiatan ekonomi, sedangkan surat jalan memberi jaminan bergerak kepada pembawanya. Di sinilah kedudukan Hierarch terlihat lebih konkret daripada melalui besarnya Great Temple. Nama pejabat yang sama dapat dipakai untuk mengancam hukuman dan mengesahkan perlindungan. Aparat menghubungkan kewenangan itu dengan kemampuan menindak.

Pemurnian, Jabatan, dan Tanggung Jawab

Hubungan antara ajaran dan tindakan tetap perlu ditelusuri melalui pelakunya. Kitab memberi bahasa tentang kejahatan dan pemurnian, sedangkan pejabat dapat menetapkan larangan serta menjatuhkan hukuman. Orang lain juga dapat memakai bahasa yang sama untuk membenarkan tindakannya sendiri. Kesamaan pembenaran religius belum berarti setiap tindakan berasal dari keputusan lembaga yang sama.

Pembukaan Pyres of Novigrad memberi contoh yang sulit dipisahkan dari ruang kota. Felicia Cori dan doppler yang selama bertahun-tahun hidup sebagai Chappelle dibakar di Hierarch Square di hadapan warga. Yang terlihat bukan hanya kematian dua orang, tetapi penghukuman yang dilakukan di pusat kehidupan publik. Kekerasan itu tidak disembunyikan. Ia justru dipertontonkan.

Caleb Menge di antara dua tiang pembakaran, dengan api di sisi Felicia Cori dan doppler berwujud Chappelle terikat di sisi lain.
Caleb Menge memimpin penghukuman dalam Pyres of Novigrad. Api telah menyala di sisi Felicia Cori, sementara doppler yang memakai identitas Chappelle masih terikat di tiang lainnya.

Menge memakai bahasa tentang api yang menerangi, membakar, dan membersihkan saat memimpin penghukuman. Melalui ucapannya, tindakan aparat memperoleh pembenaran religius sebagai pemurnian. Pelaksanaan di depan warga sekaligus memperluas jangkauan praktik witch hunt di Novigrad. Orang yang menyaksikannya melihat siapa yang dinyatakan menyimpang dan siapa yang mampu menghukum. Kehadiran kerumunan sendiri tidak membuktikan persetujuan setiap orang yang menyaksikannya.

Bahasa pemurnian juga dipakai di luar penindakan resmi. Hubert Rejk dalam Carnal Sins menggunakannya untuk membenarkan rangkaian pembunuhannya. Pada cabang ketika identitasnya sebagai pelaku tidak berhasil diungkap dan ia lolos, Letter from Hubert Rejk memperlihatkan bahwa ia menganggap tindakannya sebagai upaya memperbaiki kebobrokan warga. Ia berniat melanjutkan misinya di permukiman yang lebih kecil. Surat itu menjelaskan pembenaran seorang pembunuh dan tidak menyebut perintah dari Hierarch. Bahasa agama dapat diambil sebagai pembenaran pribadi tanpa membuat tindakan tersebut menjadi kebijakan Church.

Nathaniel Pastodi menunjukkan persoalan yang berbeda. Ia adalah rohaniwan Eternal Fire dan pengawas kamar mayat yang sebelumnya bekerja sebagai penyiksa kota. Penyiksaan terhadap Sweet Nettie memperlihatkan kekejamannya, tetapi tidak membuktikan bahwa ia pelaku pembunuhan berantai atau sedang melaksanakan perintah agama. Meski demikian, jabatan Nathaniel tetap relevan. Institusi memberinya kewenangan dalam urusan jenazah dan akses ke kamar mayat. Perilaku pribadinya perlu dibedakan dari kebijakan resmi tanpa mengabaikan bagaimana orang dengan riwayat seperti itu dapat menempati jabatan di dalam lembaga.

Begitu pula dengan korban. Mage dan nonhuman dapat sama-sama hidup di bawah ancaman, tetapi mekanisme yang menempatkan mereka dalam bahaya tidak selalu identik. Pembahasan tentang persekusi terhadap nonhuman menunjukkan bahwa prasangka rasial, tekanan ekonomi, politik perang, dan otoritas agama dapat beririsan tanpa harus berasal dari satu sebab tunggal.

Pembedaan pelaku tidak menghapus tanggung jawab institusi yang dapat dibuktikan. Larangan tertulis atas nama Hierarch dan jabatan resmi Nathaniel tetap relevan, sementara klaim tentang perintah pembunuhan memerlukan bukti tersendiri. Penilaian terhadap Eternal Fire perlu mengikuti hubungan konkret antara ajaran, keputusan pejabat, kewenangan yang diberikan, dan tindakan orang yang menjalankannya. Keanggotaan saja tidak menjelaskan seluruh hubungan tersebut.

Temple Guard, Witch Hunters, dan Dukungan Radovid

Catatan Pyres of Novigrad membedakan Temple Guard yang berada di bawah komando Caleb Menge dari Witch Hunters yang mendukung aparat tersebut. Church mempunyai perangkat keamanan lokal, sementara kelompok pemburu bekerja dekat dengannya. Kerja sama ini menjelaskan bagaimana penindakan mendapat dukungan dari beberapa pihak tanpa menghapus perbedaan organisasi mereka.

Caleb Menge menjadi titik persilangan karena tampil sebagai komandan Temple Guard sekaligus pemimpin Witch Hunters. Peran gandanya mempertemukan kewenangan aparat Church dengan operasi perburuan terhadap mage. Hubungan ini memperbesar kemampuan bertindak bersama, tetapi tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh Witch Hunters berada langsung di bawah Hierarch.

Dua Witch Hunters bertopi dan bersenjata berjalan bersama dua pria di jalur berbatu di lereng berumput.
Witch Hunters berjalan di jalur berbatu di lereng berumput. Catatan Pyres of Novigrad membedakan kelompok ini dari Temple Guard meskipun keduanya bekerja bersama.

Dalam keadaan yang dibentuk Northern Wars, dukungan kerajaan memperkuat kemampuan menindak tersebut. Catatan Pyres of Novigrad menyebut Radovid memberi Witch Hunters keleluasaan, yang diikuti meningkatnya persekusi terhadap mage di Utara. Namun, raja itu tidak menciptakan seluruh perangkat Eternal Fire dari awal. Gereja, pejabat, aparat, serta ruang publik tempat pengaruhnya dijalankan sudah ada. Dukungan Radovid memperluas ruang gerak perburuan melalui lingkungan kelembagaan yang telah terbentuk.

Dukungan raja juga tidak menjamin keselarasan kepentingannya dengan Church. Dalam Diplomatic report, Henry var Attre menduga sang raja terutama mengincar kekayaan gereja. Itu merupakan penilaian diplomat Nilfgaard, bukan pengungkapan pasti niat Radovid. Seorang penguasa dapat memanfaatkan lembaga sekaligus menginginkan hartanya. Karena itu, dugaan tersebut tidak membuktikan Church bebas dari pengaruh raja, sebagaimana dukungan kepada Witch Hunters tidak membuktikan seluruh Church berada dalam satu rantai komando di bawahnya.

Pertemuan itu memberi masing-masing pihak sesuatu yang dapat digunakan. Dukungan Radovid memperluas ruang gerak para pemburu, sementara bahasa tentang pemurnian memberi pembenaran moral bagi penindakan. Lembaga lokal sudah mempunyai pejabat dan aparat yang dapat bertindak di kota. Pengaruh politik, legitimasi agama, dan kekuatan bersenjata dapat saling memperkuat meskipun kepentingan pihak-pihak yang terlibat tidak sepenuhnya sama.

Bagan hubungan Church of the Eternal Fire, Temple Guard, Witch Hunters, Radovid, dan peran ganda Caleb Menge.
Bagan analitis hubungan yang dibahas dalam artikel, bukan struktur resmi pemerintahan. Panah menunjukkan hubungan kewenangan, dukungan, atau persilangan peran sesuai labelnya. Dukungan Radovid kepada Witch Hunters tidak dengan sendirinya menempatkan seluruh Church di bawah komandonya.

Batas Kekuasaan Eternal Fire

Penilaian var Attre tentang besarnya kuasa para bos kriminal menempatkan Hierarch di tengah persaingan yang nyata. Laporan kepada penguasa Nilfgaard itu menunjukkan pihak yang dianggap penting untuk didekati, sementara maklumat Hemmelfart memperlihatkan kewenangan resmi yang diklaim atas penduduk. Pengaruh jaringan dalam memperoleh informasi, bahan untuk usaha, atau perlindungan dapat berjalan bersamaan dengan larangan yang dikeluarkan Church.

Jaringan Big Four mempunyai uang, informasi, orang bersenjata, dan akses yang dapat dipakai di luar jalur resmi. Radovid juga mempunyai agen serta mitra lokal. Di pihak sipil, Weights and Measures memperlihatkan dewan kota menetapkan standar transaksi dan syarat penanganan keluhan. Bentuk-bentuk kewenangan itu berbeda. Pengaruh satu pihak atas urusan tertentu tidak dengan sendirinya menjadi kendali atas semua urusan Novigrad.

Kewenangan dewan atas ukuran transaksi dan larangan Hierarch atas benda magis dapat menyentuh pasar yang sama dari arah berbeda. Satu mengatur standar jual beli dan penanganan keluhan, sementara yang lain menyatakan jenis barang tertentu terlarang. Hierarch tidak perlu menguasai setiap usaha untuk membuat keputusan pemiliknya berisiko. Begitu pula, kekuatan jaringan kriminal tidak dengan sendirinya menghapus ancaman aparat terhadap orang yang tidak mempunyai perlindungan.

Sebutan "teokrasi" menyoroti kuatnya unsur pemerintahan religius, tetapi belum menjelaskan siapa yang menguasai tiap urusan kota. Adanya dewan atau pesaing kriminal tidak dengan sendirinya menghapus unsur tersebut. Di Novigrad, label itu tetap perlu dijelaskan melalui kedudukan Hierarch, larangannya, kewenangan dewan, serta pengaruh jaringan dan kerajaan. Persaingan di antara mereka membatasi jangkauan masing-masing tanpa membuat jabatan resmi kehilangan arti.

Ketika Keyakinan Memperoleh Daya Paksa

Eternal Fire memperoleh daya politik ketika penafsiran agama dapat diterapkan melalui keputusan pejabat dan tindakan aparat. Kitab menyediakan janji perlindungan serta bahasa pemurnian. Jabatan memberi orang tertentu kewenangan berbicara atas nama institusi, sementara maklumat membawa keputusannya ke urusan ibadah, kepemilikan, dan perdagangan. Jaminan perjalanan memperlihatkan sisi lain kewenangan tersebut, yaitu kemampuan mengakui perlindungan tertentu.

Perbedaan cara Chappelle dan Menge menjalankan jabatan menunjukkan bahwa orang di dalam lembaga tetap menentukan penggunaannya. Namun, penduduk yang menghadapi larangan tidak dapat sekadar memilih untuk mengabaikan institusi itu. Menolak ajarannya secara pribadi tidak membuat simbol agama lain aman untuk ditampilkan, dan kebutuhan mencari nafkah tidak membatalkan larangan menjual benda magis. Kewenangan Eternal Fire menjangkau kehidupan sehari-hari justru karena kepatuhan terhadap aturan kota dapat dipaksakan kepada orang yang tidak memilih menjadi umatnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama